- Asal mula nama Banyumas ada dua versi yaitu :
1. Hutan
Mangli di daerah Kejawar sebagai tempat pertama dibangunnya pusat pemerintahan
Adipati Wargo Oetomo II (Djoko Kahiman / Adipati Mrapat) setelah meninggalkan
Wirasaba.
Menurut riwayat yang juga dipercayai masyarakat,
beliau menerima wisik supaya pergi ke suatu tempat tumbuhnya pohon Tembaga. Di
hutan Mangli inilah diketemukan pohon Tembaga yang dimaksud yaitu di sebelah
Timur pertemuan sungai Pasinggangan dan sungai Banyumas. Kemudian mulailah
dibangun tempat tersebut sebagai pusat pemerintahan dengan dibiayai oleh Kjai
Mranggi Semu di Kejawar.
Ketika sedang sibuk-sibuknya membangun
pusat pemerintahan itu, kebetulan pada waktu itu ada sebatang kayu besar hanyut
di sungai Serayu. Pohon tersebut namanya pohon Kayu Mas yang setelah diteliti
berasal dari Desa Karangjambu (Kecamatan Kejobong, Bukateja, Kabupaten
Purbalinga), sekarang sebelah timur Wirasaba. Anehnya kayu tersebut terhenti di
sungai Serayu dekat lokasi pembangunan pusat pemerintahan. Adipati Marapat
tersentuh hatinya melihat kejadian tersebut, kemudian berkenan untuk mengambil
Kayu Mas tersebut untuk dijadikan Saka Guru. Karena kayu itu namanya Kayu Mas
dan hanyut terbawa air (banyu), maka pusat pemerintahan yang dibangun ini
kemudian diberi nama Banyumas (perpaduan antara air (banyu) dan Kayu Mas)).
2. Ketika
Raden Djaka Kaiman akan membangun pusat pemerintahan (sekarang menjadi Kantor
Kecamatan Banyumas), Beliau meninjau atau berkeliling daerah tersebut.
Tiba-tiba tepat dibagian belakang Kadipaten tesebut beliau melihat ada cahaya
emas dari sebuah sendang. Konon cahaya tersebut merupakan pantulan dari sinar
matahari yang mengenai genangan air. Sendang tersebut sampai sekarang masih
utuh dan dinamai Sumur Mas. Pada saat itu Beliau menamai Kadipaten tersebut
Banyumas yaitu dari kata Banyu (air yang berasal dari sendang) dan Mas
(pantulan cahaya yang mengenai air). Namun pada versi kedua ini belum ada
kejelasan karena cerita ini didapat dari cerita mulut ke mulut.

Sabtu, 01 Maret 2014